7 Tips yang Perlu Kamu Terapkan Kalau Mau Travelling tapi Uang Tipis

0

Kalau kamu sering dengar istilah “learning by doing”, sekarang ada yang baru, yaitu “learning by travelling”. Maksud dari istilah ini adalah belajar nggak harus ke sekolah, kamu juga bisa belajar banyak hal dengan pergi ke tempat-tempat baru dan bertemu orang-orang baru.

Learning by travelling akan mengajarkan kamu keterampilan perencanaan dan manajemen waktu, meningkatkan kepercayaan diri, meningkatkan keberanian dalam menghadapi tantangan dan keluar dari zona nyaman, mengajarkan bagaimana cara bersyukur dengan segala keterbatasan, dan yang paling penting bisa membuat kamu punya lebih banyak pengalaman dan pengetahuan daripada orang lain. Banyak kan manfaatnya?

Nah, sekarang bagaimana caranya agar kamu tetap bisa travelling tanpa harus menguras kantong dalam-dalam. Tips ini akan sangat berguna, apalagi buat para mahasisiwa yang uang jajannya minim. Simak baik-baik ya tipsnya!

1. Mulai menabung

7 Tips yang Perlu Kamu Terapkan Kalau Mau Travelling tapi Uang Tipisheraldsun.com

Jelas, menabung itu hukumnya wajib buat kamu, para mahasiswa yang ingin memulai program learning by travelling. Tapi, nggak sembarang nabung ya! Kamu harus konsisten dan buat jadwal yang pasti. Bisa menabung harian, mingguan ataupun bulanan dengan nominal tertentu.

Paling bagus, kalau sudah terbiasa menabung sejak kecil. Menurut Rona Birenbaum, Certified Financial Planner, menabung sejak kecil (usia 10 atau 12 tahun) akan memungkinkan kita untuk punya fleksibilitas dalam hal finansial dan banyak pilihan di masa mendatang, mengutip MacLeans.

2. Dapatkan dukungan keluarga

7 Tips yang Perlu Kamu Terapkan Kalau Mau Travelling tapi Uang Tipis

Dukungan keluarga tidak harus secara finansial, dukungan moril pun perlu. Coba untuk meminta beberapa nasehat dari ibu, ayah, kakek, nenek atau siapa pun. Kamu bisa bertanya kepada mereka bagaimana cara mengatur keuangan dengan baik.

3. Buat perencanaan

7 Tips yang Perlu Kamu Terapkan Kalau Mau Travelling tapi Uang Tipis

Jangan memandang remeh perencanaan! Bisa jadi ini adalah tahap terpenting dalam mengatur urusan finansial kamu. Buatlah outline perencanaan yang detail dan serapi mungkin. Perencanaan yang baik akan memudahkan kamu untuk mencapai target yang kamu inginkan.

4. Jual barang bekas kamu

7 Tips yang Perlu Kamu Terapkan Kalau Mau Travelling tapi Uang Tipis

Sekarang ada banyak situs online yang menyediakan layanan jual-beli barang bekas. Kamu bisa memanfaatkan situs itu untuk mendapatkan uang tambahan dengan menjual barang-barang yang tidak terpakai. Lebih baik dijual daripada barangnya numpuk tak terurus.

5. Kerja paruh waktu

7 Tips yang Perlu Kamu Terapkan Kalau Mau Travelling tapi Uang Tipis

Kerja paruh waktu bisa menjadi alternatif untuk dana tambahan program learning by travelling. Salah satu pekerjaan yang bisa kamu coba adalah dengan menulis di IDN Times. Selain bisa menyalurkan hobi menulis, kamu juga bisa menghasilkan banyak uang dari portal media onlinekece ini.

Tetapi perlu diingat, uang hasil kerja paruh waktu harus kamu sisihkan dan khusus hanya untuk learning by travelling saja ya!

6. Dapatkan beasiswa

7 Tips yang Perlu Kamu Terapkan Kalau Mau Travelling tapi Uang Tipis

Beasiswa bukan hal yang sulit didapat. Sekarang sudah banyak lembaga pemerintah maupun non-pemerintah yang menawarkan bantuan biaya kuliah berupa beasiswa. Terus berusahalah agar bisa memperoleh beasiswa. Selalu fokus untuk meningkatkan nilai akademik dan memperbanyak doa.

7. Bekerja sambil travelling

7 Tips yang Perlu Kamu Terapkan Kalau Mau Travelling tapi Uang Tipis

Bekerja sambil travelling bukan hal yang mustahil. Pekerjaan yang paling sering dilakukan saat travelling adalah mengajar bahasa, khusunya bahasa Inggris. Bekerja sambil travelling juga akan memberikan manfaat yang lebih besar. Selain mendapatkan uang saku tambahan, kamu juga akan terbiasa untuk mengasah kemampuan dalam bersosialisasi di lingkungan baru dan menciptakan peluang-peluang baru.

Tujuh tips di atas sudah terbukti berhasil. Rachel Birenbaum, seorang mahasiswi di University of Guelph, Kanada telah mempraktekkannya sejak Ia kecil. Ia tahu betul bahwa belajar tidak harus melulu di dalam kelas, belajar dengan travelling pun bisa, bahkan memberikan pengetahuan dan pengalaman yang tidak akan didapatkan di sekolah.

Memang learning by travelling belum banyak dipraktekkan di Indonesia, tetapi potensinya sangat besar untuk bisa dikembangkan, apalagi di era milenial saat ini. Semakin banyak anak muda yang menyadari, bahwa travelling itu dapat mengajarkan banyak hal dan sangat efektif untuk mempercepat proses belajar hal-hal baru.

Sekarang tunggu apa lagi? Yuk, buruan praktekkin tipsnya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here