Bupati Lahat Sigap Menangani Bencana

0

Sumsel Terkini. com. Lahat, Menghibur sekaligus meringankan beban kepada warga yang terkena bencana (06/01), Bupati Lahat, Cik Ujang SH terus memberikan kepedulian dan perhatianya kepada warga.  Bahkan, Cik Ujang tak segan segan untuk memantau langsung ke lokasi bencana dan mendatangi warganya. Seperti yang terlihat saat memantau korban bemcana di Desa Keban Agung,  Kecamatan Mulak Sebingkai dan warga yang rumahnya terendam banjir di Kelurahan Pasar Bawah dan Kota Jaya dan di beberapa tempat lainya.

Selain menyusuri lokasi bencana sembari menyapa warganya Cik Ujang,  juga mengupayakan perbaikan sehingga kedepan tidak terjadi bencana lagi.  Seperti saat memantau lokasi banjir di RT 7 dan RT 8 Kelurahan Kota Jaya, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat. Dalam kunjungannya tersebut ia mengajak Ketua DPRD Lahat Fitrizal Chomizi SE serta didampingi Plt Kadis Kominfo Lahat Rudi Dharma Setiawan SE, pihak Dinsos maupun BPBD Lahat.

Banjir Kelurahan Kota Jaya lantaran meluapnya air sungai Lematang, sekitar pukul 04.00 WIB. Akibatnya puluhan rumah yang berada di pinggir sungai terendam banjir. Bahkan ada beberapa rumah yang kedalamannya hingga 1 meter. Air sendiri berangsur surut siang harinya.

“Tetap semangat dan gotong royong membersihkan bekas banjir,” ungkap Cik Ujang SH menyemangati para korban.

Untuk para korban, lanjutnya akan dilakukan pendataan dan dibantu melalui Dinsos dan BPBD Lahat. Selain itu, masalah pemenuhan air bersih, pihaknya juga telah memerintahkan PDAM untuk memberikan air bersih untuk pemenuhan kebutuhan para korban.

Dijelaskan Bupati Lahat Cik Ujang SH bahwa lokasi banjir di kelurahan Kota Jaya ini dahulunya merupakan daeran aliran sungai (DAS). Lalu mengering dan menjadi kebun kemudian menjadi perumahan.”Karena warga bertambah jadi daerah ini menjadi rumah,” ungkapnya.

Untuk solusi, kedepan pihaknya berupaya meninggikan beton yang berada di pinggir Sungai Lematang. Pihaknya juga menghimbau agar warga yang berada di pinggiran bukit dan sungai agar waspada. Karena ancaman banjir dan longsor bisa tiba- tiba datang. Sementara untuk dana tanggap darurat. “Pemkab Lahat telah menyediakan dana sekitar Rp3 miliar,” ungkap Bupati.

Ditambahkan Kepala BPBD Lahat Marjono melalui Ananta Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lahat, bahwa pihaknta telah menghimbau pihak kecamatan dan desa yang rawan banjir dan longsor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here