Diotaki Residivis, Curi Kabel PLN

0
sumber: sumeks.co.id

Sumselterkini.com – Tiga orang kawanan spesialis pencurian kabel PLN yang kerap beraksi di kantor-kantor unit PLN di Palembang diringkus petugas unit pidum Satreskrim Polresta Palembang pimpinan Iptu Tohirin,SH kemarin (26/11).

Ketiga tersangka Yulianto (30) dan Tyas (28), keduanya warga Jl Perintis Kemerdekaan Lrg Kebun H Yasin Kecamatan IT II dan Agung Sutrisno (30) warga Jl Letkol Nur Amin Lrg Basmiun IT II dibekuk di rumah merek masing-masing sore kemarin (26/11).

Selain mengamankan ketiga tersangka turut pula disita barang bukti berupa satu bilah pedang samurai yang diduga digunakan sebagai alat dalam menjalankan tindak kejahatannya serta kayu sisa gulungan kabel. Sementara, kabel PLN sepanjang lebih kurang 500 meter sudah lebih dulu dijual ketiga tersangka kepada seorang penadah di kawasan 1 Ilir seharga Rp2.185 juta.

“Ketiga tersangka ini diburu atas laporan dari salah seorang karyawan PLN unit Boom Baru beberapa waktu yang kehilangan satu gulungan kabel,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara,SIk,MH melalui Kanit Pidum Iptu Tohirin,SH, kemarin (26/11).

Nah, berbekal laporan tersebut tim unit Pidum langsung melakukan penyelidikan termasuk melihat rekaman CCTV yang secara jelas memperlihatkan aksi pencurian yang dilakukan ketiga tersangka.

“Yang bertugas masuk ke dalam kantor tersangka Yl dan Ty sementara AS ditugasi membuka pintu pagar sekaligus mengawasi situasi,” ungkap Tohirin.

Dari ketiga tersangka yang kini diamankan ini, tersangka Yulianto merupakan bekas residivis dalam kasus yang sama dan sempat mendeka di balik jeruji besi selama tujuh bulan lamanya.

“Saat ini kami masih mengejar sejumlah tersangka lain yang terlibat dalam komplotan ini termasuk penadahnya,” imbuh Tohirin.

Sementara dari pengakuan tersangka Yulianto yang merupakan otak dari aksi pencurian ini dia mengaku memang telah mengenal seluk beluk kantor PLN unit Boom Baru.

“Sudah dua kali sebelumnya tahun 2016 pernah ditangkap ini kena lagi, uangnya buat foya-foya sama kawan. Uang hasil penjualannya kami bagi bertiga waktunya sekitar jam 12 malam di Sabtu malam,” ungkap Yulianto yang tak nampak penyesalan dari raut wajahnya, kemarin (26/11).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here