Ketua Suporter SFC: Kemarahan Anggota Tak Lagi Bisa Dibendung

0
sumber:sumeks.co.id

Sumselterkini.com, Palembang – kekecewaan kelompok suporter yang selama ini mendukung Sriwijaya FC, S-Man Hooligan, Ultras Palembang dan Singa Mania memuncak. Buntutnya, terjadi perusakan di stadion saat pertandingan masih berlangsung. Pemandangan “kursi terbang” terjadi saat pertandingan. Kursi tersebut dirusak dan dilempar ke lapangan oleh sejumlah oknum, yang pasti menyebabkan denda bagi klub.

Lebih jauh, hal ini juga akan mengganggu persiapan Stadion Gelora Jakabaring yang akan menyelenggarakan pertandingan di cabor sepakbola wanita, Agustus mendatang. “Kami para pengurus sudah berusaha menahan mereka. Bukan kami (ketua) tidak peduli. Justru akhirnya pengurus dan anggota ribut akibat itu,” ujar Edi Ismail dari S-Man Hooligan.

Begitu pula yang diungkapkan Agung Fahrurozy yang mewakili Ultras Palembang. Ia menilai apa yang dilakukan oleh oknum tersebut berada di luar kendali. Kemarahan anggotanya tak lagi bisa dibendung oleh para ketua kelompok suporter. Meski tidak merusak kursi, oknum anggotanya terlibat melempar botol dan menyalakan kembang api. “Pengurus sudah coba menahan, tapi apa daya saat arus bawah jauh lebih banyak dari kami,” katanya.

Hal senada juga diungkap oleh Eko Ariadi, Ketua Singa Mania. “Semua di luar kendali dan di luar prediksi. Kami bisa komandoi 10 orang, tapi jika sudah sampai 1.500 orang itu tak bisa kami komandoi, apa kami para ketua yang harus disalahkan,” tanyanya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here