LRT Baru Angkut PNS

0
sumber: sumeks.co.id

Sumselterkini.com, PALEMBANG – Setelah sukses uji dinamis, LRT (light rail transit) mulai masuk tahap uji beban yang langsung mengangkut penumpang, kemarin (23/7). Hanya saja, yang semula direncanakan mengangkut masyarakat umum dibatalkan. Untuk seminggu ke depan, penumpang yang naik tetap dibatasi dan yang boleh naik baru kalangan aparatur negara yakni PNS, TNI, Polri.

Pantauan Sumatera Ekspres, uji LRT mengangkut penumpang itu berlangsung mulai pukul 16.00 WIB, kemarin. Molor dua jam dari jadwal semula pukul 14.00 WIB. Ratusan PNS dari Dinas Perhubungan (Dishub) Sumsel pun sudah berkumpul memadati titik awal kenaikan di Stasiun OPI Mall, sejak pukul 13.30 WIB.

Para ASN yang dimobilisasi langsung Dishub Sumsel ini pun terlihat antusias ingin ikut mencoba moda transportasi LRT pertama di Indonesia itu. Dua trainset LRT pun disiapkan, masing-masing penumpang mengambil tempat dan banyak di antaranya mengambil spot foto bersama. Kereta LRT lalu berjalan, namun beberapa kali harus bergerak di kecepatan rendah 5 km per jam. Selain itu, uji beban kemarin hanya berhenti di stasiun awal OPI Mall dan akhir Bandara SMB II.

Tak heran, yang semula direncanakan waktu tempuh OPI Mall-Bandara SMB II Palembang sepanjang 22,3 km itu hanya 30-40 menit, menjadi satu jam. “Ada beberapa lengkungan atau tikungan jalur LRT yang membuat kereta harus mengurangi kecepatan hingga 5 km per jam. Sehingga waktu tempuhnya menjadi satu jam,” terang Kepala Dishub Sumsel, Nelson Firdaus, kepada awak media, kemarin (23/7).

Apalagi kondisi LRT juga mengangkut penumpang untuk pertama kalinya. “Pembatasan penumpang kami lakukan mengingat kereta masih tahap evaluasi, jadi harus dipastikan betul standar keamanan dan keselamatannya,” jelasnya. Makanya yang semula akan langsung mengangkut masyarakat umum ditunda dan hanya mengangkut PNS, TNI, Polri terlebih dahulu. “Harus dipastikan betul keamanannya sebelum digunakan masyarakat umum,” paparnya.

Dijelaskan, uji angkut berlangsung hingga 31 Juli dan gratis bagi ASN. “Setelah itu baru mengangkut masyarakat umum,” jelasnya. Tapi Nelson belum bisa komentar apakah tiketnya nanti juga digratiskan atau tidak bagi masyarakat umum. “Tiket gratis ini masih kita kaji apakah bisa atau tidak termasuk di momen Asian Games 2018 nanti,” jelasnya. Yang jelas, selanjutnya akan beroperasi seperti biasa, enam trainset dan enam stasiun akan dioperasikan. Stasiun itu meliputi OPI Mall, Jakabaring, Palembang Icon, Ampera, Cinde dan Bandara SMB II.

Menurut Nelson, operasional LRT diutamakan terlebih dahulu untuk kendaraan atlet dan ofisial negara peserta Asian Games. Atlet dan ofisial tidak boleh bercampur dengan masyarakat umum. “Pola untuk pemisahannya masih dibahas. Apakah satu kereta khusus sementara kereta lain untuk masyarakat umum itu masih dikaji lagi,” terangnya.

Meski masih beroperasi terbatas, bukan berarti kereta belum memiliki kelayakan beroperasi penuh. Nelson menerangkan berbagai uji sarana, prasarana, simulasi evakuasi keadaan darurat, persyaratan izin operasi, serta standar operasional sudah dilakukan seluruhnya. Bahkan, sertifikasi seluruhnya sudah dikeluarkan. Dikatakan, pembayaran tiket LRT bisa manual dan pakai Tap Cash. “Uang elektronik Tap Cash ini juga jadi alat pembayaran pembelian tiket LRT. Ini kami bagikan untuk PNS,” tuturnya.

Sekda Provinsi Sumsel, H Nasrun Umar, menambahkan uji angkut penumpang LRT dimaksudkan agar masyarakat bisa mengetahui mekanisme atau tahapan menaiki LRT Sumsel. Mulai dari antre membeli tiket, menggunakan mesin tapping code, hingga jalur yang harus digunakan untuk bepergian. “Harapannya kereta ini bisa mengubah kultur masyarakat menjadi lebih disiplin dan tepat waktu,” bebernya.

Nasrun menerangkan penyelesaian pekerjaan stasiun secara simultan diselesaikan setelah Asian Games 2018. Meskipun begitu, proses penyelesaian pekerjaan tidak akan mengganggu jalannya uji angkut. Tim dari Kemenhub dan kontraktor terus melakukan pekerjaan penyelesaian stasiun. “Tahap pertama ini akan dibuka mulai pukul 08.00-22.00 WIB,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here