Nono Sampono: Jaga Rumah,Pendidikan, Dan Lingkungan Dari Pengaruh Negatif

0
sumber: lenterapendidikan.com

Sumselterkini.com  – Untuk mengatasi efek negatif akibar pergeseran budaya,ada tiga hal yang harus dilakukan seluruh masyarakat Indonesia. Yakni menjaga rumah, pendidikan, dan lingkungan antara rumah dan Pendidikan. Hal itu dikatakan  Wakil ketua DPD RI, Nono Sampono dalam diskusi tentang Pancasila, yang berlangsung di Lord Café jalan Sumpah Pemuda Palembang, jumat (21/9/2018).

Menurut Jendral bintang tiga tersebut, kondisi budaya bangsa saat ini sudah pada titik yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa. Persoalan moral, politik, dan hukum harus mendapat perhatian serius dari seluruh masyarakat.

“Pancasila merupakan azaz yang melandasi NKRI, dan kembali pada Pancasila adalah satu-satunya cara untuk tetap Indonesia,” Kata Sampono.

Dia menjelaskan, perkembangan dan kemajuan informasi tekhnologi adalah salah satu penyebab runtuhnya sebuah negara. Untuk bisa mempertahankannya, hanya dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan.

TIga hal yang perlu di perhatikan, yakni rumah atau keluarga, pendidikan, dan lingkungan. Karakter seorang anak atau warga, akan tercipta dari tiga hal tersebut. Masuknya Narkoba, pergaulan bebas, kenakalan remaja, dan laiinya di sebabkan tiga hal tersebut.

“Rumah mungkin baik, tapi Pendidikan atau tempat mereka belajar kurang baik, akan memicu persoalan. Pun sebaliknya, lingkungan yang baik, dan Pendidikan yang baik, tapi rumah tempat tinggalnya kurang baik, juga persoalan,” kata Sampono.

Karena itu, tegas dia, penting bagi seluruh warga Indonesia untuk menjaga tiga hal utama tersebut. Agar generasi muda tidak terperosok dalam berbagai hal negatif, berupa penyimpangan budaya, penyimpangan moral, bahkan turut terjebak dalam aksi terorisme dan radikalisme.

“Ini penting, karena itu seluruh komponen masyarakat harus memperhatikan dan tetap teguh memegang nilai Pancasila, dan menerapkannya sebagai pedoman berbangsa,” kata dia.

Senada dikatakan Wakil Ketua Komite III DPD RI, Abdul Aziz. Menurut Aziz, persoalan penyimpangan moral,masuknya budaya asing, bahkan ideologi yang bisa mengancam Pancasila, harus mendapat perhatian serius. Bahkan para pemuda, harus berada di garis depan untuk membendung pengaruh negatif tersebut.

“Bukan hanya sekedar tahu, tapi juga harus mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan. Baik di keluarga, lembaga Pendidikan, dan masyarakat luas,” tegas Aziz.

Karena Pancasila, bukan sekedar ideologi yang wajib di ketahui, tetapi mengamalkan Pancasila artinya mengembalikan nilai luhur bangsa,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here