Pelamar CPNS Tembus Diatas 4 Juta

0

Sumselterkini.com – Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat baru jumlah pelamar CPNS tahun 2018 tembus diatas 4 juta orang. Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan merincikan berdasarkan data pukul 16.00 WIB, Jumat (12/10), total akun pelamar 4,228,686 orang. Tetapi total pelamar yang selesai mendaftar
sebanyak 2,802,751 orang.

Hampir keseluruhan pelamar berada pada formasi umum dengan total akun 4,161,845 orang dan yang selesai daftar 2,776,653 orang. Sisanya formasi Penyandang Disabilitas total akun pelamar 2,373 orang dan yang selesai mendaftar 1,251 orang. Lalu untuk formasi putra putri Papua akun pelamar 4,900 orang dan yang selesai daftar 2,580 orang.

“Sementara untuk formasi lulusan terbaik akun pelamar 19,169 orang dan pelamar selesai daftar 16,158 orang. Formasi Diaspora akun pelamar 75 orang dan pelamar selesai daftar 9 orang,” lanjutnya.

Sementara untuk formasi atlet berprestasi internasional belum ada akun pelamar yang mendaftar. “Formasi Honorer K2 sudah terisi akun pelamar 7,556 orang dan yang selesai daftar 6,218 orang,” ungkapnya.

Namun jumlah honorer yang mendaftar itu belum seluruh dari total yang berhak mengikuti tes CPNS sebanyak 13.345 orang. Rekapitulasi data 13.345 Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer K-II tersebut diperoleh berdasarkan ketentuan Permen PANRB Nomor 36 Tahun 2018.

Beberapa ketentuan yang termaktub seperti usia paling tinggi 35 tahun per 1 Agustus 2018, masih aktif bekerja secara terus-menerus sampai sekarang, tenaga pendidik minimal berijazah S1 sebelum 2013, untuk Tenaga Kesehatan minimal berijazah D3 yang diperoleh sebelum 2013.

“Syarat mengikuti seleksi jalur formasi khusus CPNS 2018 merupakan daftar nominatif hasil pendataan yang diterima BKN pada tahun 2012 lalu. Dimana waktu itu terdapat dua jenis kualifikasi Tenaga Honorer yang diterima BKN, yakni kualifikasi/tingkat pendidikan Tenaga Honorer saat pertama kali diangkat sebagai dan kualifikasi pendidikan tertinggi yang telah ditamatkan Tenaga Honorer saat pendaftaran tersebut,” jelasnya.

Ia mengingatkan bagi 13.345 orang Tenaga Honorer Eks K-II yang berhak mengikuti tes diwajibkan melakukan pencetakan ulang kartu tanda bukti peserta Tenaga Honorer K-II melalui helpdesk SSCN BKN 2018. Selanjutnya membawa kartu hasil cetak baru tersebut ke BKD masing-masing untuk diverivikasi dan validasi. Setelah dilakukan verifikasi dan validasi oleh Admin Instansi.

Eks Tenaga Honorer K-II wajib melampirkan atau mengupload kartu ujian yang telah disahkan tersebut beserta dokumen lain yang telah ditentukan masing-masing Instansi.

Mempertimbangkan pentingnya permasalahan tersebut, BKN juga sudah menyampaikan Surat Edaran bernomor E 26-30/v/ 141-3/99 tertanggal 1 Oktober 2018 perihal Data Eks Tenaga Honorer K II dan Proses Pencetakan Tanda Peserta Ujian Tenaga Honorer K II.

“Surat Edaran tersebut ditujukan kepada seluruh Kepala Kantor Regional BKN dan Kepala BKD Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota,” katanya.

Disamping itu sepi peminat juga dialami beberapa instansi pemerintahan. Untuk wilayah kerja kantor regional BKN Palembang ada 3 terendah pelamar. Diantaranya Pemerintah Kota Lubuk Linggau 548 orang, Pemerintah Kota Pagar Alam 695 orang dan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat 1.100 orang.

Namun pelamar pada 3 instansi itu lebih baik dibandingkan Pemerintah Kota Gunung Sitoli dengan 145 orang dan menjadi instansi daerah dengan peminat terendah. Sementara instansi pusat terendah pelamar berada di Sekretariat Jenderal MPR sebanyaj 378 orang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here