Perbaiki Saluran, Bangun Pompanisasi

0
sumber: sumeks.co.id

Sumselterkini.com – Banjir di perkotaan menjadi masalah yang masih menuntut penyelesaian hingga sekarang. Rendahnya daya serap dan tempat penampungan air, hingga tersumbatnya sejumlah saluran air karena adanya pembangunan sejumlah proyek mengenai selokan. Tak ayal setiap kali hujan deras beberapa menit saja, sejumlah titik wilayah kota langsung banjir seperti yang terlihat di seputaran Kantor Gubernur kemarin. Ketinggian sekitar 50 cm atau sebetis orang dewasa.

Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mengklaim sudah melakukan sejumlah upaya, baik melalui beberapa proyek mengurangi banjir dengan sistem pompanisasi maupun pembangunan kolam retensi hingga mengkoordinasikan sejumlah titik saluran yang tersumbat karena adanya pembangunan tiang pancang LRT (light rail transit).

Kepala Bidang SDA Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang, Safrian, mengatakan, terkait masalah ini pihaknya sudah melakukan sejumlah langkah.

“Jika penyebabnya saluran air yang tersumbat karena adanya pembangunan LRT sebelumnya, kami sudah koordinasi dan menyurati pihak terkait, agar bagaimana caranya saluran bisa kembali berfungsi,” jelasnya.

Diakuinya, terkait masalah ini memang ada beberapa titik terimbas seperti Jl Demang Lebar Daun, dan beberapa titik lainnya. Sedangkan untuk proyek yang secara serius dikerjakan untuk mengurangi banjir yaitu dengan pembangunan pompanisasi. “Ini sudah ada dibangun di beberapa kawasan, di antaranya pompanisasi Sungai Bendung. Itu kalau sudah berfungsi maka akan dapat mengurangi banjir kawasan tersebut hingga berpuluh hektare cakupannya. Selain juga membuat genangan akan lebih cepat surut,” jelasnya.

Selain itu, peningkatan jumlah kolam retensi juga terus ditingkatkan sebagai tempat penampungan air. “Dari hasil kajian DED (detail engineering design) Palembang memang semestinya memiliki 77 kolam retensi. Dimana pembangunannya sendiri akan terus kita tingkatkan dari kebutuhan sekarang. Saat ini kita sudah memiliki kurang lebih 26 kolam retensi yang berada di setiap kecamatan,” bebernya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here