Razia, Warga Binaan Masih Simpan Hp

0
sumber: sumeks.co.id

Sumselterkini.com – Siapa sangka, narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Kota Prabumulih masih membandel dengan menyimpan handphone (HP) yang jelas-jelas dilarang. Hal itu terungkap setelah pihak Rutan bersama BNN (Badan Narkotika Nasional) Kota Prabumulih melakukan razia.

Tak ayal, petugas pun menemukan puluhan HP mulai dari Hp biasa hingga Hp Android yang didapat dari kamar sel pria dan wanita yang di selundupkan narapidana. Hp hasil sitaan itu pun dimusnahkan di halaman Rutan, Senin (17/12).

Kepala Rutan Kelas II B Prabumulih Reza Meidiansyah Purnama mengatakan bahwa dilakukannya pemusnahan barang bukti dari hasil razia atau sidak blok hunian warga binaan pemasyarakatan di Rutan dalam rangka apel siaga aktualisasi tertib pemasyarakatan dengan sandi Musi Bergerak 2018.

“Hp didapat dari hasil razia kita bersama BNN Kota Prabumulih,” ucapnya seraya mengaku tidak ditemukan adanya narkoba jenis apapun di seluruh blok hunian warga binaan itu kecuali Hp dan barang-barang lain seperti Baterai Hp, Charger Hp, korek serta alat pencukur.

“Hasil barang bukti ini kita dapatkan dari sejak bulan September lalu sampai dengan hari ini (kemarin, red),” sebutnya seraya mengaku untuk pemeriksaan hari ini (17/12) hanya mendapatkan sekitar 5 unit Hp. Sedangkan, dari bulan September lalu sekitar 45 unit Hp diantaranya 4 Hp Android dan 41 Hp biasa atau kecil.

Pemusnahan barang bukti Hp hasil sitaan di Lapas Lubuklinggau. foto: ansyori malik sumeks.co

Sementara itu, Lembaga Pemasayarakat (Lapas) Kelas II A Lubuklinggau memusnahkan ratusan Handphone (HP), termasuk dengan charger dan power bank yang merupakan hasil razia petugas selama lima bulan terakhir didapat dari kamar hunian atau tahanan.

“Jumlahnya lebih kurang ada 175 HP yang kita musnahkan, termasuk ada charger dan ada power bank. Semuanya kita bakar,” kata Kepala Lapas Kelas II A Lubuklinggau, Imam Purwanto di ruang kerjanya usai acara Apel Siaga persiapan akhir tahun 2018 di Lapas Kelas II A Lubuklinggau, Senin (17/12).

Menurutnya, Kakanwil memerintahkan di 2019 untuk memberantas peredaran HP di dalam Lapas. “Tidak ada lagi permasalahan yang pasti di dalam lapas itu sulit untuk memberantas peredaran HP. HP itu adalah sumber dari segala masalah. Kalau adanya HP, jadi mungkin bisnis narkoba bisa dikendalikan melalui HP,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here