RSUD Provinsi Sumsel Akan Diresmikan 23 Juni 2018

0

Sumelterkini.com, Palembang– Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek direncanakan akan hadir pada Grand Lauching Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sumatera Selatan, Sabtu (23/6/2018) besok.

“Grand Launching akan dilakukan langsung oleh Gubernur Sumsel H Alex Noerdin yang dihadiri oleh Menkes RI,” kata Kepala Bidang Yanmed dan Jangmed RSUD Sumsel, dr Herlenni Evi Sesty saat ditemui di RSUD Provinsi Sumsel, Jumat (22/6/2018).

Herlenni mengatakan bahwa RSUD rujukan tersebut sudah siap melayani masyarakat, termasuk IGD yang berada di lantai dasar yang sudah dilengkapi dengan peralatan medis diantaranya monitor, defibrillator, obat-obat emergency, instrumen, bed dan lain sebagainya yang sudah dilengkapi di IGD.

“Untuk IGD, tersedia 5 ruangan yang masing-masing kapasitas tempat tidurnya sebanyak 8 bed. Total bed yang tersedia di IGD adalah 40 bed,” jelasnya.

Salah satu yang diunggulkan di RSUD yang berada di Jalan Kol H Burlian itu adalag Radiologi. Untuk di radiologi, lanjut Herlenni RSUD dilengkapi dengan X-Ray, USG 4 dimensi itu adalah salah satu alat paling canggih. Alat canggih lainnya ada Echo atau alat untuk pemeriksaan jantung. Juga dilengkapi dengan treadmil dan lain sebagainya.

“Ada juga ruangan khusus yang menjadi prioritas yang canggih yakni Cath lab yang merupakan alat deteksi jantung. Ini salah satu yang diunggulkan,” terangnya.

Herlenni menjelaskan bahwa RSUD ada 10 lantai dan sementara ini pengoperasian RSUD hanya sampai 5 lantai. Untuk ruang rawat inap akan ditempatkan di lantai 4 dan 5 dengan rincian 51 bed di lantai 4 kelas 1 sampai 3, sementara di lantai 4 ada kelas 3 sebanyak 72 bed.

“Ini belum termasuk perawatan instensif,” terangnya.

Di RSUD nantinya akan ada ruang ICU 11 bed, 11 PICU, 7 NICU, 21 IW ( Intermediate Ward ) dan lain sebagainya.

“Kedepan mungkin nanti ada hemodialisis kita juga nanti ada unggulan juga MCU (medical ceck up) yang menjadi pelayanan terpadu yang terintegrasi, jadi ruangan sendiri. Jadi disana ada pendaftaran, ada USG , treadmil, laboratorium, ruang tunggu semua terintegrasi satu tempat,”

“Jadi mereka bisa daftar langsung mendapatkan hasil disana, jadi nggak kemana-mana,” ungkap Herlenni.

Untuk pendaftaran, ada beberapa pilihan bagi pasien yakni dengan memanfaatkan kios. Jadi, terangnya pasien datang ke kios untuk registrasi sendiri dengan sistem IT. Sementara bagi pasien yang kurang mengerti maka pendaftaran bisa dilakukan secara langsung dengan petugas.

“Kedepannya pendaftaran bisa online dengan aplikasi yang sedang diatur. Jadi bebas pasien memilih untuk jalur mana. Yang mau datang langsung juga bisa,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here