SFC Target Curi Point

0
Foto: Viva.co.id

PALEMBANG – Laga panas bakal tersaji pada pekan sembilan Liga 1 2018, malam ini (18/5). Mempertemukan dua tim raksasa asal Sumatera, PSMS Medan menjamu Sriwijaya FC di Stadion Teladan, Medan (live streaming, pukul 21.00 WIB).

Laga kali ini bukan hanya sekadar gengsi derby Sumatera dan untuk menunjukkan tim penguasa Pulau Andalas yang sebenarnya. Namun, kedua tim memiliki misi khusus. Sriwijaya FC berambisi merebut poin untuk mendongkrak posisinya di klasemen Liga 1. Laskar Wong Kito saat ini masih bertengger pada peringkat 5 dengan 13 poin dari delapan laga yang dijalani. Jika sukses merebut tiga angka, maka Sriwijaya FC bisa merangsek ke tiga besar klasemen.

Sementara, PSMS Medan juga miliki ambisi besar dalam pertandingan kali ini. Tim berjuluk Ayam Kinantan itu tak mau dipermalukan di hadapan pendukungnya sendiri. Selain itu, target wajib menang juga untuk memperbaiki peringkat yang saat ini masih bercokol di posisi 15 dengan 9 poin dari delapan laga.

“Kami ingin mempertahankan tren positif yang berhasil kami bangun. Pemain harus terus bekerja keras untuk bisa memberikan hasil terbaik,” kata pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan.

Sejatinya, Sriwijaya miliki kans besar untuk merebut poin PSMS. Kondisi tim ber-jersey kuning ini sedang bagus-bagusnya. Dari lima pertandingan terakhir, Hamka Hamzah dkk belum tersentuh kekalahan. Yakni, tiga kali seri dan dua kali menang. Bahkan dua kemenangan diraih di dua laga terakhir. Di kandang Bali United menang 4-3 dan ketika menjamu Bhayangkara FC menang 2-1.

Belum lagi rekor head to head empat laga terakhir, Sriwijaya FC lebih unggul dengan merengkuh tiga kali menang dan satu kali seri. Kehilangan Mahamadou N’Diaye akibat akumulasi kartu tak menjadi masalah bagi Sriwijaya. Mereka masih banyak stok pemain bertahan berkelas. Sebut saja ada Marckho Meraudje, Bio Paulin ataupun Ahmad Fariz.

Namun, tetap saja Sriwijaya harus waspada. Sebab, Stadion Teladan terbilang angker bagi tim tamu. Terbukti, dari empat laga home, skuadra Djajang Nurjaman hanya satu kali alami kekalahan. Yakni tumbang 1-2 dari Bhayangkara FC. Sisanya menang.

Belum lagi, Frets Butuan dkk pasti bakal tampil menggila. Itu demi membalaskan dendam setelah kalah 2-3 dari PS TIRA pada laga sebelumnya. “Striker mereka (PSMS, red) sudah menunjukkan sentuhan yang baik. Berbeda dengan pertemuan sebelumnya. Tentu harus kami waspadai,” lanjut RD, sapaan Rahmad Darmawan.

PSMS memiliki banyak pemain yang memiliki kekompakan bermain dan kecepatan tinggi. Di antaranya, Wilfried Yessoh, Frets Butuan, dan Suhandi. “Terpenting, pemain tetap fokus. Untuk pengganti pemain yang absen ditentukan nanti,” tambahnya.

Pelatih yang pernah menukangi Persipura Jayapura itu menilai, pemenang laga malam ini akan ditentukan berdasarkan fokus, kualitas dan agresivitas yang tak henti dalam 2×45 menit. Ia pun meminta Hamka Hamzah dan kolega untuk menyerang sejak menit awal dan berupaya maksimal menguasai permainan.

“Kami akan berupaya mengimbangi kualitas yang dimiliki Medan. Karena mereka terkenang agresif saat bermain di kandang,” tambah RD. Dia mencontohkan saat Persija, salah satu tim kuat yang tengah on fire bertandang ke Stadion Teladan.

Mereka dibuat tak berkutik, dan kalah dengan skor 3-0 dari tuan rumah. Hal inilah yang harus diantisipasi oleh Laskar Wong Kito di pertandingan malam ini lantaran PSMS kini juga dijuluki sebagai pembunuh tim besar.

Lain bagi Alberto Goncalves, striker Sriwijaya FC. Dia berharap bisa mencetak gol. Dengan membawa motivasi dari lawatan sebelumnya di Medan saat Beto menjadi pencetak gol tunggal. “Sama seperti kita, main di kandang tentu ada motivasi lebih. Tapi kita harus fokus, dan sudah maksimalkan sesi latihan. Sekarang waktunya kita buktikan persiapan kita,”ujarnya.

Pelatih PSMS Medan, Djajang Nurjaman melihat pertandingan besok sebagai awal berat bai timnya melakoni laga di bulan Ramadan. Dari lima pertandingan, timnya akan menjamu tim kuat di kandang dan bertandang ke Kalimantan.

“Di kandang kita kedatangan tim kuat, bertandang ke Kalimantan. Ditambah faktor jarak yang akan membuat pemain kami kelelahan. Jadwal di bulan Ramadan ini cukup memberatkan,”jelasnya.
Melihat performa calon lawan, Djajang punya penilaian sendiri terhadap skuad Jakabaring. Menurutnya, Hamka Hamzah dan kolega adalah satu dari dua tim yang menurutnya konsisten di liga 1 musim ini, selain Persebaya.

Mental dan motivasi pemain Sriwijaya FC tak kendur hingga peluit akhir yang menjadi senjata mematikan. Seperti dalam laga sebelumnya saat melawan Bhayangkara FC, dimana Sriwijaya FC mencetak dua gol di menit akhir.

“Kami berharap bisa memetik kemenangan dan menjaga psikologis, walaupun secara materi mereka punya kualitas lebih baik,” tambahnya. Pemainnya akan mengawal ketat pergerakan Alberto Goncalves. “Tidak ada alasan untuk tidak menang. Kami akan berusaha sekuat tenaga,” tukas Djajang.

sumber: sumeks.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here