Sidak di Banyuasin, Ditemukan Mi Formalin Asal Palembang

0
Tim terpadu pada saat melakukan sidak makanan dan minuman disejumlah pasar di Sekayu. sumber foto:sumsel.tribbunnews.com

SEKAYU-Tiap tahunnya, menjelang bulan suci Ramadan setiap tahunnya dinas Perdagangan dan Perindustrian Musi Banyuasin melakukan Inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah Pasar Tradisional. Dari hasil sidak tersebut menemukan sejumlah makanan dan minuman yang dijual mengandung bahan berbahaya sampai kadaluarsa.

Sidak dilakukan bersama tim terpadu yang langsung dipimpin oleo Kepala Disgadperin, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Pertanian (DTPHP), Kapolres Muba, Satpol PP, Dinkes dan Dinas Ketahanan Pangan (DKP).

Dari hasil sidak berhasil ditemukan makanan berupa mi yang mengandung formalin berasal dari Kota Palembang. Sedangkan makanan lain berupa tahu yang selama ini dikenal dengan adanya formalin tidak ditemukan maupun makanan dan minuman yang kadarluarsa.

“Pada sidak yang kita lakukan hari ini kita hanya menemukan mi yang mengandung formalin,  diambil oleh tim Dinkes dan dicek secara langsung dengan disaksikan langsung oleh Kapolres,” kata Kepala Disdagperin H Zainal ST MT, Rabu (16/5/18).

Selanjutnya, sidak yang dilaksanakan hari ini menindaklanjuti surat dari Pemerintah Provinsi, dimana pengawasan makanan dan minuman harus dilakukan menjelang hari besar.

“Hasil hari ini langsung kita laporkan kepada pihak Pemerintah Provinsi sesuai UU Konsumen bahwa kewenangan ada di provinsi,” ungkapnya.

Sementara, Yus penjual mi yang megandung formalim mengungkapkan bahwa mi yang dijual berasal dari Kota Palembang.

Pihaknya hanya membeli dan menjual mi tersebut. “Kami hanya jual saja dan tidak mengetaui kalau ada formalin,”ujarnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan mi tersebut mengandung formalin, dirinya memastikan tidak akan menjual mi tersebut lagi.

“Tidak kami jual lagi pak, untungnya juga kecil,”ungkapnya.

Pada tempat yang sama, Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM mengatakan, pihaknya merupakan bagian dari Satgas Pangan, maka dari itu dengan sidak ini bisa mengetahui harga sembako, daging, ayam dan makanan yang mengandung bahan kimia.

“Tadi kita melihat ada temuan mi yang mengandung formalin, untuk saksinya kita laporkan ke satgas pangan. Yang jelas paling kita peringatkan melalui lisan untuk tidak dijual serta kita sita,”tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here